
"Mereka mengambil titik sasaran itu saat Polri melangsungkan HUT. Bentuknya kegiatan yang mereka cover dengan sebutan 'Kado Hari Ulang Tahun Polri'," ucap Edward saat keterangan pers di Mabes Polri, Jumat (25/6/2010). Dikatakan Edward, rencana itu didapat setelah memeriksa lima tersangka yang ditangkap hidup yakni Akhi Soghir, Budiyanto, Abdullah Sonata, Agus Mahmudi, dan Bintang Juliardhi. Namun, dia belum bersedia mengungkap negara mana yang menjadi sasaran. "Kami masih perlu untuk mendalami lebih lanjut," jawabnya.
Apakah mereka akan melakukan bom bunuh diri?
"Belum-lah, kan baru dimulai. Ini kami sampaikan karena sudah menjadi perhatian publik. Beri kesempatan penyidik kami untuk bekerja mendalami ini," jawab dia.
Seperti diberitakan, polisi menemukan delapan rangkaian elektronik untuk membuat bom di rumah kontrakan di Cungkrungan, Blang Wetan, Klaten. Selain itu, polisi menemukan berbagai peralatan merakit serta bahan-bahan yang belum dirakit. Polisi masih selidiki mengenai bahan peledak. Rangkaian elektronik itu dibuat oleh Soghir. Dia belajar merakit bom dengan Dr Azahari. Soghir merangkai dibantu Agus yang berprofesi sebagai tukang service handphone.
Sumber : Kompas.com
0 komentar:
Posting Komentar